Selasa, 20 November 2012

imajinasi_Q

-->
FISKA DAN FISIKA

Turun dari motor, aku jalan terburu-buru ke kelas soalnya hari ini ada kuis mata pelajaran fisika. Pelajaran yang sangat-sangat aku benci, dengan seribu rumus yang harus dihapal, rumus gravitasi lah, usaha, energi, momentum, impuls dan banyak lagi bikin kepala aku mau meledak aja ngapalinnya, ditambah lagi dengan gurunya yang super jadul, dan galak… tambah benci saja aku sama fisika..

Aku berlari dengan kecepatan penuh… karena kelas aku lumayan jauh. Tanpa aku sadari, aku nabrak seorang cewek yang melintas didepanku…

“maaf” kataku…

Mendengar bunyi bel masuk, aku makin nambah kecepatan dan energiku berjalan menuju kekelas. Setiba dikelas aku langsung duduk ditempat biasa aku tempati saat pelajaran fisika dibelakang dan disudut deviasi. Hari itu, bapak magnet (pak imbang) terlambat masuk kelas ada masalah yang harus diselesaikan. Kebencianku dengan fisika membuatku dengan guru fisikaku pak imbang bagai medan magnet dengan kutub positif dan kutub negatif yang selalu menempel, soalnya ketika belajar fisika, aku selalu tidur dikelas, kalau pelajaran fisika pasti aku yang menjadi sasaran empuk pak imbang. Hari itu gelombang elektromagnetik dalam suatu medium sangat tinggi, sampai-sampai aku merasa kepanasan dan energiku turun menjadi nol.

Berapa menit kemudian, bapak imbang masuk kelas deng cirri khasnya yang jadul dan membawa sebuah penghapus papan tulis. Aku tidak menyadari kedatangan pak imbang karena aku asik mendengar musik dengan gelombang bunyi dengan kecepatan yang cukup keras. Tiba-tiba sebuah penghapus mendarat dikepalaku, tanpa gaya gravitasi dan gaya gesek untuk merubah arah untuk belok, penghapus tepat jatuh diatas kepalaku. Aku pun kaget dan langsung matikan musik yang aku dengar..

Energi kinetikku berubah menjadi nol, momentum aku jadi nol, energi kinetikku berubah menjadi panas, bunyi, dan getaran pak imbang, sesuai dengan hukum kekekalan energi dan momentum. Alias dalam bahasa aku kepala aku mental dan nyut-nyutan karena lemparan penghapus. Ditambah gelombang bunyi dari energi kinetik dari elektron-elektron (teman-teman) yang membuat energi kinetikku menjadi tinggi.

Tiba-tiba masuk seorang cewek dari pintu kelas, dengan polos, berjilbab putih memperkenalkan diri didepan kelas. Namanya fiska anak pindahan dari Surabaya. Setelah selesai memperkenalkan diri, fiska langsung duduk yang tepat disampingku.

“itu kan cewek tadi” kataku dengan gelombang bunyi yang kecil.

Pak imbang langsung membagi kelompok kuis hari ini. Hari ini adalah hari keberuntunganku karena aku satu kelompok dengan fiska.

“kenalin, aku alan… m. alan wijaya” dengan kecepatan tinggi aku mengulurkan tanganku.
“ya… aku fiska” jawab fiska setelah duduk satu kelompok.
“kamu suka fisika ya?” kataku pada fiska.
“bangat..” jawab fiska.
“sama,, aku juga suka fisika” tuntas pada fiska, kali ini aku berbohong padahal fisika adalah mata pelajaran yang sangat tidak aku sukai.

Pukul menunjukkan 09.00 wib. Bunyi bel istirahat telah dibunyikan, semua siswa keluar istirahat, termasuk bapak magnet (pak imbang). Tapi tidak dengan fiska. Bukannya tidak bawak uang jajan tapi dia lagi asik ngerjain soal kuis fisika dari bapak imbang yang seharusnya disuruh ngerjain dirumah, tapi fiska langsung tuntas disekolah.

“kamu nggak kekantin?” tanyaku
“nggak aku lagi ngerjain ini.” Jawab fiska nunjuk buku fisikanya.

Aku melihat pena dipegang jari-jari fiska, dengan kecepatan dan kepintarannya yang tinggi, dalam waktu satu menit fiska bias menjawab soal yang anggap aku sangat-sangat munusuk tulang bila aku ngerjain. Alias sulit.

“selain fisika, pelajaran apa lagi yang kamu suka?” Tanyaku duduk.
“semuanya tapi yang lebih aku suka fisika. Aku dan fisika bagai medan magnet satu hari saja tanpa fisika energi kinetikku akan menjadi nol” jawab fiska sambil menulis.

Aku cuma tersenyum mendengar jawaban fiska. Dan aku langsung keluar pergi kekantin. Setelah semua pelajaran selesai aku, fiska dan siswa yang lain pulang kerumah masing-masing, kini sekolah bagai tata surya diruang hampa. Diam-diam aku mendapatkan nomor handphone (hp) fiska ketika aku dan fiska duduk didalam kelas waktu istirahat.

Malamnya aku mengirim pesan singkat pada fiska yang menanyakan pelajaran besok. Aku selalu melihat ke jam bandul aku yang bergerak kekanan dan kekiri, menunggu jawaban dari fiska. Tiba-tiba hpku bunyi, dengan sengaja aku buat nada bunyi dan getaran hpku keras, agar terdengar berbunyi. Dengan energi kecepatan yang tinggi aku langsung membuka pesan singkat balasan dari fiska. Hatiku bagai atom Thomson yang penuh dengan muatan elektron. Kebahagianku tak terkendali dengan memperbesar energi kinetik dan diameterku.

*****
Dua bulan sudah, kedekatanku dan fiska bagai magnet kutub positi menempel dikutub negatif. Awal aku bertemu dengan fiska aku langsung tertarik dengannya dan mencoba menyatakan cinta saat pertama kali aku sms dia, dimalam aku nanyakan peajaran untuk
besok. Aku selalu kerumah fiska bila ada tugas fisika. Kita selalu mengerjakan tugas bersama-sama. Dulu aku yang benci dengan fisika, rambut romaku akan berdiri sendiri bagai disentrum listrik statis bila mendengar dan melihat kata fisika. Kini sekarang aku berbeda dengan aku yang dulu, sekarang aku sangat menyukai fisika dan menerima dengan baik setiap rumus yang diberi guru fisikaku pak imbang.

“terima kasih ya, kamu telah mengubah aku menjadi seperti ini?” ucapku pada fiska.
“terima kasih untuk apa? Mengubah seperti apa? Dari dulukan kamu seperti ini?” fiska tersenyum manis dengan panjang gelombang mulutnya yang kecil.
“maksudku, sebenarnya aku benci dengan pelajaran fisika, setiap pelajaran fisika aku selalu dimarahi, aku juga nggak ngerti dengan rumus-rumusnya tapi kini nggak lagi, aku sekarang sangat suka dengan fisika, dulu pak imbang tidak suka denganku tapi kini menempel bagai magnet dengan kutub positif dan negatif dengan mudah melumpuhkan pak imbang dengan menjawab soal-soal fisika, dan juga dengan fisika aku dekat denganmu, fiska” kataku sedikit gombal.
“hhmm.. itu bukan karena aku, itu semua dari niat kita, bila kita sungguh-sungguh pasti kita bisa, walaupun seberat apa pun bentuknya. Awalnya aku juga tidak suka dengan fisika tapi dengan rajin aku menjawab soal-soal aku jadi terbiasa mengerjakan soal fisika jadi kalau kita pengen pintar itu niat dari kita sendiri” kata fiska.

Ketika cukup lama berbicara kita langsung pergi kekantin setelah pelajaran bapak imbang selesai. Kini aku tidak pernah dilempar atau dimarahi pak imbang, malah kini aku jadi sasaran empuk mengerjakan soal fisika. Itu semua berkat fiska dan fisika.

Selama ini aku salah menilai fisika, fisika yang dulu jauh dari kehidupanku kini telah melekat bagai jari-jari atom yang selalu menempel. Begitu pun dengan fiska, akibat dari efek dopler dari fisika aku menemukan fiska. Dulu, akibat kebencianku terhadap pak imbang yang selalu menjadi sasaran empuknya membuat aku benci padanya, tapi kini tidak... Dengan kecerdasan bapak imbang kini aku mulai ngfans dengan guru fisika itu. Dan akupun ingin menjadi seorang fisikawan yang hebat seperti professor fisika JEARI WALKER dari Cleveland state university yang menemukan magnet. Agar aku bisa melekat pada pujaan hatiku selamanya… Terima kasih fisika. Dari efek doplermu aku nemukan fiska. Kini ada dua hal yang menyemangatkan hidupku fiska dan fisika.


NAMA: SYAMSUL BAHARI
SEKOLAH SMAN 2 MUARO JAMBI
PEKERJA: PELAJAR
NO. TELP: 081994702197

CERITA STUDY Q

-->


                                      STUDY WISATA KE SUMBAR “RANCAK BANA”



(SMANDA) Assalamualaikum… hai sobat blogers, apa kabarnya hari ini? Semoga kalian dalam keadaan sehat selalu ya amin… untuk terbitan kali ini kita bakalan ngomongin adalah refresing siswa smanda. Sebenarnya perlu ngak sih refresing itu?.. hhmm.. ya jelas perlu donk. Banyak orang yang ada di dunia ini melakukan refresing setelah melakukan aktivitas yang sangat menguras energy. Tidak hanya pada masyarakat umum saja yang perlu refresing tapi siwa pun perlu refresing . seperti yang dilakukan para siswa sma n 2 muaro jambi khususnya kelas XII, setelah mengikuti ujian nasional tahun 2012 kemaren mereka melakukan study wisata bersama ke tanah malin kundang SUMBAR. Mau tahu kegokilan mereka selama study wisata ke SUMBAR? Berikut liputanya…!!!
Sekitar 26 siswa sore jum’at tanggal 4 mei 2012 berkumpul disekolah dan melaksanakan pembacaan yasinan dan shalat ashar berjamaah dan berdo’a untuk keselamatan dalam perjalanan. Berbagai ekspresi siswa telihat saat bis yang akan mengangkut para siswa datang dengan didalamnya telah ada para guru pembimbing yaitu pak bos alias bapak suryadi, S.Pd dan trio guru yang cantik (ibu aripa, S.Pdi, ibu eva karmila, S.Pd dan ibu siti nurhikamah, S.Pd). sorak senang pun terdengar pada semua siswa saat berpoto bersama didepan bis. Setelah semua barang di masukan kedalam mobil, kita kembali membacakan do’a untuk keselamatan yang di pimpin langsung oleh pak sopir mobil yang super baik. Sekitar pukul 18.00 wib bis pun berangkat dengan membawa 26 siswa dan 4 orang guru pembimbing sman 2 muaro jambi yang akan melaksanakan study wisata.
Sobat,,. Tahu ngak setengah perjalanan setelah kita selesi shalat magrib, langit menangis dengan kencangnya, kita pun berhenti sejenak untuk  melaksanakan shalat isya dan makan bersama di salah satu masjid. Kelelahan Nampak diraut wajah siswa setelah mereka turun dari mobil untuk makan. Selang waktu beberapa menit kemudian mobil pun berangkat melanjutkan perjalanan.
Sobat,,. Semua siswa terlihat lelah, buktina banyak siswa yang tidur dengan lelapnya. Ets… tapi mereka bukan tidur di kursi mobil tapi ada juga yang tidur di lantai mobil yang dialasi kardus dan plastik yang sengaja dibawa. Sobat,.. perjalana study wisata kali ini banyak yang sakit loh…. Ada yang sakit perut, sakit kepala dan masuk angin alias mabuk. Tapi kita uda siapin obat-obatan yang banyak untuk perjalanan kita, mereka pun segera minum obatan tersebut.
Pukul 05.00, bis kita pun berhenti , kita langsung melaksanakan shalat subuh berjamaah disalah satu masjid yang ada di wilayah padang. Perjalanan masih panjang ,, ya sekitar 3 jam lagi sampai di tempat wisata tujuan kita. Tapi, setelah shalat subuh tadi kita ngak ada yang tidur lagi kita asik nyanyi bareng didalam bis dan diiringi dengan sebuah gitar. Asik bangat deh rasanya…!heh
Pukul 05.30 mentari pagi mulai terlihat dengan malunya, bukit dan gunung mulai tampak walau belum begitu jelas. Sobat, setelah 12 jam perjalanan dari jambi capek, lelah, letih kita kita pun terbayar setelah kita beristirahat dan sarapan pagi di tepi danau singkarak. Kalian tahu ngak? danau singkarak ini adalah danau yang terbesar ke dua di sumatera setelah danau toba danau singkarak terletak di kabupaten solok sumbar. Danaunya indah sekali dengan batu-batu kecil dan ikan yang menghiasi menambah keindahan danau tersebut. Hawa sejuk pun mengiringi sarapan pagi kita, dengan gunung dan bukit yang menjulang tinggi tidak membuat kita untuk poto bareng di tepi danau singkarak tersebut.
Sobat tahu ngak? Selama 12 jam perjalanan ngak ada satu pun diantara kita yang mandi.. he..he.. setelah kita sarapan pagi kita segera mencari tempat mandi yang asik, kalian tahu ngak dimana? Di MIFAN FANTASY tempat ini merupakan tempat objek yang ramai dikunjungi walau harga masuknya begitu mahal untuk ukuran ekonomi, tapi kita tetap masuk (ugi klo ndak masuok). Kita pun segera mengganti pakaian mandi. Teman tahu nggak? Tempat mandi disini sangat beda, tempatnya sangat bagus dengan dihiasi gunung yang menjulang tinggi dan hawa yang sejuk. Selain kita para siswa yang mandi, para trio chibi alias guru pembimbingnya juga ikut menikmati sejuknya air di MIFAN FANTASY. Tapi di dalam kesenangan kita mandi, suasana menjadi khawatir,  pasalnya salah satu teman kita ada yang hampir tenggelam setelah bermain bersama ombak yang besar, kita pun membawanya ketepi dan diberi obat. Untungnya beberapa menit kemudian dia sehat kembali. Tak ketinggalan kita juga mencoba permainan yang ada MIFAN ini, seru bangat deh pokoknya tak bias diungkap dengan kata-kata..he,..he (lebay).
Setelah kita semua puas mandi di MIFAN FANTASY, kita segera berangkatkembali ketempat wisata yang lainnya, tapi perjalanan kita kali ini ditemani oleh salah satu alumni SMAN 2 MUARO JAMBI yaitu yola oksandra sebagai petunjuk jalannya.  Sobat tahu ngak? Mata kita semua termelotot ketika melihat kantor DPRD SUMBAR, tahu ngak kenapa? Ya atap rumahnya tu yang memiliki cirri khas tersendiri. Kemudian kita mampir sebentar  untuk shalat disalah satu universitas seni di padang yaitu ISI (INSTITUT SENI INDONESIA). Tidak lengkap rasanya kalau kita hanya mengunjungi satu universitas, selain ISI kita juga mengunjungi salah satu universitas yang terbagus dan terbaik diindonesia yaitu UNP (UNIVERSITAS NEGERI PADANG), universitasnya sangat bagus dengan masjid yang besar didepannya, tapi sayang ketika kita mau shalat ashar ternyata masjidnya belom bisa dipakai, terpaksa kita mencari masjid yang lainnya.
Setelah kita melihat-lihat UNP, kita menlanjutkan perjalanan, tempat wisata kita kali ini adalah air terjun yang terletak dipadang panjang. Airnya sangat dingain, air yang berasal dari lereng gunung ini membuat para wisatawan terpesona dengan kecantikannya. Kita tidak ingin melewati moment ini, kita langsung mengabadiakn dengan poto bareng, ets… selain kita, banyak juga wisatawan yang lain mengabadikan denagn poto-poto bareng,. Seruuuu bangaat.. kita tidak lama-lama melihat air terjunnya karena hari hampi larut petang dan kita juga harus mengunjungi satu tempat wisata lagi sebelum kita istirahat.  Pantai, ya pantai… tempat wisata kita ini adalah pantai air manis yang terletak di padang kota. Sobat tahu ngak? Semua siswa terdiam membisu ketika melihat keindahan sunset yang cantik dan  pantai yang begitu luas maklum baru pertama lihat pantai,,.. heh.. sobat padang kota ini berhadapan langsung dengan samudera hindia yang menurut para pakar gempa sangat rawan tsunami karena berada di sesar Mentawai yang aktif bergerak. Pantai air manis ini memiliki cerita yang melegenda dan terkenal yaitu si malin kundang anak durhaka. Cerita legenda ini memang dikisahkan terjadi di Pantai Air Manis, arah selatan kota Padang. Di pantai inilah terdapat batu Malin Kundang yang menjadi obyek wisata andalan. Tapi kita ngak mandi bareng di pantai air manis ini karena hari larut malam dan ombaknya pun besar jadi kita takut untuk mandi, kita hanya foto bareng di tepi pantai ditemani sama ombak yang besar. Padang memang memiliki semuanya mulai dengan wisata alam, kuliner,budaya dan sejarahnya.
Matahari mulai tak Nampak langit gelap mulai menutupi sunset yang cantik, kita segera pulang istirahat. Malam ini kita ngak tidur di mobil lagi, tapi kita tidur dirumah salah satu saudara teman kita,, ets… tapi sobat, setengah perjalanan menuju rumah kita dapat musibah mobil kita ditangkap polisi, kita semua terdiam khawatir. Tapi untungnya ada saudara kita dari satu kampong yang juga seorang kapolda di SUMBAR yang membantu menyelesaikannya. Begitu selesai sekitar pukul 00.00 kita pun tiba dirumah, satu per satu kita melangkah masuk kedalam rumah dengan disambut dengan hangat oleh tuan rumahnya. Kita pun semua segera tidur.
Pukul 04.00 semua terbangun dari tidurnya termasuk trio girls (ibu aripa, S.Pdi, ibu siti nurhikmah, S.Pd, dan ibu eva karmila, S.Pd) dan juga pak suryadi, S.Pd alias pak bos pun terbangun dari tidurnya. Kita langsung mandi satu per satu, shalat dan membersihkan tempat tidur tak lupa juga bersiap-siap untuk ketempat wisata lainnya. 06.00 hawa sejuk mengiringi sarapan kita dengan ditemani the hangat. Setelah selesai sarapan  kita pun segera masuk berangkat untuk ketempat wisata selanjutnya. Kali ini kita berwisata ke kebun binatang yang terletak di bukit tinggi. Tahu ngak sobat? Tempatnya bersih dan bagus dengan bermacam-macam binatang mulai yang terkecil sampai yang terbesar ada disini. Ketika kita masuk kedalam, kita sudah disambut oleh rusa dan gajah yang besar, kita langsung mengabadikan kembali moment ini. Selain binatang, disini juga ada rumah adat minang yang sangat cantik denagn cirri khas atap rumahnya. Banyak wisatawan yang sili berganti masuk kedalam, selain wisatawan dari dalam negeri wisatawan dari mancanegara pun tak mau ketinggalan menyaksikan kecantikan SUMBAR. Buktinya setelah kita asik-asik berpoto kita disambut dengan hangat oleh wisatawan dari belanda kita pun sempat poto bareng dengan si bule,,.he..he… kita melanjuti perjalanan mengelilingi kebun binatang, kali ini menyebrang dengan  jembatan gantung untuk sampai ke tempat seberang. Indah bangat sobat, ternyata dibawah jembatan gantung tersebut adalah kota pemukiman masyarakat minang.
Sobat, setelah selesai mengelilingi kebun binatangnya, kita keluar dan berangkat ketempat wisata lainnya. Kita masih berwisata di bukit tinggi, tempat wisata kita kali ini cukup menegangkan, karena wisata kali ini adalah salah satu tempat sejarah yang ada di SUMBAR mau tau apa? Ya, “lobang jepang” tempatnya gelap sekali sobat, sebelum kita masuk kedalam kita poto bareng dipintu masuknya dan mendengar instruksi dari slah satu pengurus lobang jepang ini…. Sobat tahu ngak? Lobang jepang ini merupakan lorong bawah tanah dengan ukuran panjang hingga mencapai  1,47 km. naik turun anak tangga lobang jepang sangat melelahkan (128 anak tangga). Disamping lorong utama, terdapat lorng-lorong kecil yang merupakan cabang dari lorong utama  sebanyak 21 lorong. Lorong-lorong kecil ini memiliki fungsi dan guna pada masanya seperti lobang pengintaian, ruang dapur, penjara, ruang makan, ruang siding, ruang penyiksaan, ruang amunisi, mini teater, ruang penyergapan, pintu pelarian, dan ada juga loh sobat rung pembantaian. Lobang jepang ini dibangun pada masa pendudukan jepang (1942-1945). Konon menurut catatan sejarah lobang ini dibangun dengan peralatan seadanya oleh rakyat Indonesia yang sitawan olrh pemerintahan jepang, mereka dipaksa menembus bebatuan cadas ngarai sianok denagn cangku dan peralatan seadanya. Sobat,.. kita Cuma sebentar didalam lobang ini, serem bangat.. setelah poto-poto sebentar kita langsung pergi keluar melewati anak tangga yang sebelumnya telah kita lewati. Kita semua lelah dan capek karena melewati sebanyak 128 anak tangga. Namun semuanya akan terbayar dengan apa yang tersaji di dalamnya. Kemajuan arsitektur, suasana sejuk sampai aura mistis akan membayar lunas tenaga yang telah terbuang. Di tambah lagi dengan teduhnya taman panorama dan ngarai sihanok yang terpamapang mempesona.
Setelah shalat dan beristirahat didekat lobang jepang , kita langsung melanjuti wisata selanjutnya. Kali ini tempat wisata yang terakhir. Tempat ini uda terkenal dimana sebagai cirri khas padang.. pasti juga sobat tahu?.. ya.. jam gadang kita melanjutkan wisata ke jam gadang tempat daerah yang sama bukit tinggi. Jam gadang dibangun pada masa pemerintahan belanda yang menjadi ikon kota padang. Disini juga pas untuk belanja oleh oleh khas padang, mulai dari makanan, pernak pernik dan baju. Tapi sebelum kita belanja kita poto bareng di jam gadang. Tempat ini selalu ramai dikunjungi orang walau sampai larut malam. Semau uda lengkap, setelah selesai membeli oleh oleh saatnya pulang. Semua wisata sudah dikunjungi, mulai dari wisata kuliner,budaya dan sejarahnya… ets.. tapi tunggu dulu, kita hampi lupa ngunjungi tempat wisata yang satu ini, tempat yang juga bersejarah di SUMBAR. Percuma aja kepadang kalo ngak ketempat ini. Walau hari uda malam, kita tetap mengunjungi dalam suasana gembira setelah makan. Sobat tahu nggak tempat wisata yang dimaksud? Ya bentuk rumahnya seperti istana loh..he..he. istana pagaruyung. Sangat megah sobat istananya, konon dulu menjadi pusat kerajaan pagaruyung minang kabau. Disini terdapat berbagai situs budaya lainnya. Seperti batu batikam (batu yang menjadi perjanjian pengakuan perbedaan adat antara dua suku utama diminang kabau yaitu piliang dan ciniago)istana ini sempat terbakar dan sampai sekarang belum dibuka untuk umum masuk kedalam istananya, jadi ya, Cuma poto-poto diluarnya aja. Tapi sayang kita tidak bisa melihat kemegahan istana pagaruyung tersebut denagn jelas karena terlalu malam dan gelap.
Kemudian kita kembali melanjuti pulang ke daerah asal kita. Semua lelap tertidur didalam mobil, karena selama 2 hari mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada di SUMBAR. Dan sekitar pukul 10.00 wib akhirnya kita sampai dengan selamat ke tanah asal kita jambi.  Perjalanan para siswa SMAN 2 MUARO JAMBI kali ini ke SUMBAR merupakan refresing dan penyegaran pikiran energy setelah melaksanakan ujian nasional tahun 2012 kemaren.    
Ok sobat sekian berita tentang refresing para siswa SMAN 2 MUARO JAMBI, semoga kalian juga bisa menikmati dan berwisata ke sana… ok.ok.. waasalamualaikum… SALAM REDAKSI. (ssb)
NAMA: SYAMSUL BAHARI
SMAN 2 MUARO JAMBI
081994702197

JEJAK-JEJAK KEHIDUPAN


-->

SMAN 2 MUARO JAMBI

"JEJAK-JEJAK KEHIDUPAN"
EMAK, AKU INGIN SEKOLAH
Sekolah, ya sekolah mungkin semua orang yang ada di dunia ini menginginkan bersekolah. Dengan bersekolah seorang bisa mencapai cita-citanya. Presiden, insinyur, professor atau mentri. Ya, kebanyakan orang bercita-cita ingin menjadi penjabat tertinggi dinegara. Ingatkah, pada pemilahan anggota DPR RI pada tahun 2008? Semua orang berlomba-lomba untuk dapat duduk di parlemen. Tidak hanya orang kaya, tapi tukang becak pun menyalon diri sebagai anggota DPR RI itu membuktikan bahwa setiap orang memiliki cita-cita yang tinggi. Mungkin bila ditawarkan padaku untuk menjadi presiden, insinyur atau mentri aku akan tidak menolak. Tapi itu semua hanya dalam mimipi, bila dibayangkan tidak akan bisa siswa yang bersekolah pelosok desa yang hidup berkecukupan ingin menjadi orang tertingggi di negeri ini?. “tidak mungkin” ya, mungkin kata-kata itu yang dilontarkan setiap orang mendengar SYAMSUL BAHARI yang memiliki kecerdasan dibawah standar mencoba menjadi seorang penjabat. Tapi itu semua jauh di benakku ingin menjadi seorang penjabat. Lagi pula Penjabat adalah bukan cita-citaku sejak dulu.
Bila kita berbicara mengenai cita-cita, setiap orang memilikinya, begitupun denganku. Bukan presiden, insinyur atau mentri melainkan ingin menjadi guru. Guru, itulah kata yang tepat untukku anak petani yang memiliki kemampuan yang biasa menjadi guru. Ya, guru cita-citaku yang sangat besar dari kecil. Tapi dengan keadaan kedua orang tua sebagai petani yang menghidupi 2 orang anak, membuatku selalu bartanya-tanya “mungkinkah cita-citaku menjadi guru bias diwujudkan?”
Mungkin tidak bisa, tapi tidak memungkinkan untuk tidak bias. Ingatlah bahwa cita-cita itu akan dapat diraih asalkan diiringin tekad yang kuat, kegigihan dalam berusaha, kerjasama dan disertai do’a. sesuai dengan firman allah swt. Yang berbunyi: “man jadda wa jadda” yang artinya “siapa yang bersungguh-sungguh dia akan mendapat hasil yang baik”.
Kalimat itulah yang membuat saya terus bersungguh-sungguh untuk terus bersekolah. Dengan tekad dan kemauan saya, saya yakin kesulitan sekeras apapun yang ada dihadapan dapat ditundukkan. Walau saya terlahir dari keluarga yang tidak mampu, bukan berarti saya tidak memiliki cita-cita dan keinginan untuk masa depan.
Saya bangga dengan diri saya sendiri, walau sering kali di ejek teman karena kemampuan saya yang kurang, saya tetap menjadi diri saya sendiri. Itu semua membuat saya termotivasi untuk menerima kesabaran dan takdir hidup yang telah diberi tuhan. Belum tentu bagi mereka yang memiliki kecerdasan yang lebih memiliki prinsip sepertiku “jadilah diri sendiri”. Orang yang sombong dan angkuh adalah orang yang tidak memiliki prinsip yang konsisten, dia berusaha untuk lebih dari teman agar tidak tersaingi walau melakukan berbagai cara yang dianggapnya benar tetapi belum benar anggapan orang lain arti kata “halal haram hantam”.
Kesombongan dan lupa itu lah yang membuat kecongkakan jiwa seorang. Buktinya banyak zaman sekarang para penjabat tinggi Negara yang melakukan sifat-sifat tercela, mereka hanya mementingkan dirinya sendiri, mereka tak mau kalah saing dengan temannya sehingga telihat lebih dari yang lain. Walau melakukan berbagai cara untuk mendapatkannya, sebagai contoh bung gayus tambunan atau ibu Melinda dee, demi untuk memenuhi kepuasan mereka sendiri, rela menggelapkan uang masyarakat demi mengisi perut dan harta mereka.
Kita dan khususnya diri saya sendiri tidak akan mendapatkan apa-apa bila hanya pedoman pada kalimat “man jadda wa jadda” tanpa diiringi usaha. Ya, usaha yang saya lakukan saat ini adalah belajar dengan sungguh-sungguh dan selalu bertanya dengan orang yang memiliki ilmu lebih dari saya, agar cita-cita saya untuk menjadi guru bisa terwujud. Dan mengubah kehidupan kedua orang tua saya yang lebih baik. Saya tidak ingin meneruskan propesi orang tua saya sebagai petani, saya ingin menyenangkan kedua orang tua saya kelak mereka sudah tua nanti. Walau orang tua saya sebagai petani, namun saya tidak malu menjadi anak seorang petani yang memiliki prinsip hidup yang sederhana tapi makna yang luar biasa.
Dengan keadaan orang tua saya sekarang, saya malu bila ditanya harus melanjutkan bersekolah dimana “senyum dan entalah” mungkin itu jawabannya. Saya tidak ingin menuruti nafsu saya , melihat keadaan orang tua yang hidup dengan kesederhanaan untuk menekankan untuk bisa bersekolah. Mungkin hanya sebatas sekolah menengah atas (SMA) ini saja orang tua bisa membiayai, tapi setelah itu? Entalah saya sendiri yang berfikir untuk kedepannya.
Setiap kali saya bertanya pada emak saya, beliau hanya berkata “sudahlah dari mana emak dan bapak mencari uang untuk melanjutkan sekolahmu, cukup sebatas SMA ini saja”. Kata itu lah yang dilontarkan setiap kali menanyakan tentang sekolah saya. Teriris hati mendengar amanat emak saya yang sama sekali tidak mendukung saya untuk bersekolah, ingin rasanya air mata ini keluar setiap kali saya bertanya untuk melanjutkan sekolah. Iri rasanya melihat teman lain yang bersekolah jauh-jauh dan ditanya orang tuanya mau masuk sekolah dimana?, mereka sangat didukung oleh orang tuanya, sebaliknya, dengan aku, bukan orang tua aku yang menawarkan mau sekolah dimana tapi aku yang memohon dan menawarkan ingin melanjutkan sekolah yang aku inginkan. Tapi tidak ada sedikit pun rasa benciku pada emak, walau emak telah berkata yang sedemikian rupa.
Saya yakin emak dan bapak menginginkan yang terbaik untukku, begitupun dengan orang tua yang lainnya. Tapi waktu terbaik itu belum saatnya untukku. Mereka akan melakukan apa saja demi buah hati yang dicintainya, begitupun dengan emak dan bapak saya. Tapi sekali lagi saya tidak menekankan pada emak atau bapak saya harus bisa bersekolah. Sebenarnya bapak sangat berharap agar saya bisa untuk melanjutkan sekolah tapi dengan keadaan yang tidak mendukung untuk semua, bapak hanya bisa mengharapkan kehampaan. Tapi beda dengan emak, emak benar-benar tidak mendukungku untuk bersekolah. Emak takut akan dengan resiko yang memberatkan jika saya melanjutkan sekolah. 
Pernahkah kalian mendengar kalimat “sampaikanlah kebaikan kepada orang lain walau satu kata?”, ya itulah amanat emak dan bapak padaku, mereka berkata walaupun memiliki ilmu sebatas SMA sampaikanlah ilmu itu pada orang lain. Saya juga ingat prinsip seorang guru yang bijaksana dan bertanggung jawab “jadilah seperti kran air yang selalu mengalirkan kebaikan untuk orang lain”. Bila saya pikir amanat dan prinsip guruku adalah memerintahkan agar melakukan kebaikan pada orang lain, walau hanya sebatas SMA, berilah ilmu apa yang didapat dari SMA.
Saya tidak akan bertanya kembali kepda emak dan bapak saya harus melanjutkan sekolah dimana “sudah cukup sebatas ini” ya saya yakin mereka akan menjawab itu. Tapi sudahlah kata adalah do’a, apalagi seorang ibu yang berkata. Setiap do’a akan dikabulkan oleh tuhan do;a yang baik atau yang buruk. Tapi sayang emak saya telah terlanjur berkata yang tidak baik mendo’akan untukku.
Sekali lagi, saya tidak menuruti nafsu saya untuk menekankan pada orang tua untuk mencari uang yang banyak dengan bekerja keras hanya untuk membiayai sekolahku. Bodoh rasanya bila saya melakukan itu.
Pernahkah anda melihat atau mendengar “seorang siswa bunuh diri tidak dibelikan hp yang baru?” atau anda pernah melihat “seorang siswa minum racun karena keinginannya untuk bersekolah tidak tidak terpenuhi?”. Itulah contoh sebagian besar mereka yang memiliki keinginan yang tinggi dan tak pernah tercapai sehingga neka untuk mengakhiri hidupnya dengan cara yang tidak baik. Tapi, bodoh rasanya bagi saya bila melakukan hal yang tidak masuk akal itu. Walau saya terlahir dari keluarga yamg miskin tapi saya masih memiliki tuhan dan iman, percuma sekolah kalau hanya menuruti nafsu diri dan mengakhiri hidup dengan minum racun ataupun mencekik leher sendiri dengan seutas tali.
Saya selalu berdo’a agar terjauh dari hal-hal yang tidak baik seperti contoh diatas. Saya berpegang teguh pada iman dan saya masih memiliki tuhan.
Mungkin cita-cita saya ingin menjadi guru sangatlah jauh, tapi ingat kalimat “man jadda wajadda” artinya “siapa yang bersungguh-sungguh dia akan mendapatkan hasil yang baik”. Ya, mungkin saya adalah salah satu contoh anak miskin yang ingin bersekolah tapi tidak memiliki uang dan akhirnya putus sekolah, tapi ingat sekali lagi kalimat dari negeri arab itu agar kita terus bersungguh-sungguh menjalani hidup. Kita boleh memiliki cita-cita tapi harus menyadari kehidupan kita, jangan seperti contoh dua siswa di atas yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Dengan bersekolah belum tentu juga akan mendapatkan hasil kalau tidak menyimpan kalimat “man jadda wajadda”.
Biarlah kita harus bersakit dahulu tapi bersenang kemudian, ingat tuhan akan mengiringi kita selalu Bila kita bersungguh-sungguh mengerjakan sesuatu yang baik, saya percaya bila kita hidup berkecukupan, namu bila bersungguh-sungguh bekerja tuhan akan mengangkat derajat kita.
Dan juga yang memiliki kecerdasan seperti saya yang tidak sebanding dengan teman yang lain, saya yakin bila kita mempunyai tekad yang kuat untuk bersungguh-sungguh belajar pasti akan bisa. Dan saya selalu berpegang pada prinsip saya “jadilah diri sendiri” dan kalimat “man jadda wajadda” do’a emak yang buruk pun akan saya goyahkan dengan kerja keras dan terus berusaha untuk mencapai cita-cita menjadi seorang pahlawan tanpa tanda jasa.
Walau sekarang kita hanya seperti bintang yang biasa saja di antara semua bintang, tetapi kita harus optimis suatu saat kita akan menjadi bintang yang paling terang. SEKIAN
BIODATA
Nama : SYAMSUL BAHARI
Pekerjaan: pelajar (SMAN 2 muaro jambi) 
SMAN 2 MUARO JAMBI
No. telp: 081994702197     

Inovasi Media Pembelajaran Berbasis Android

PEMBELAJARAN IPA TERINTEGRASI ETNOSAINS Kurikulum merdeka belajar memiliki empat karakteristik utama untuk mendukung pemulihan pembelajaran ...